LOCKDOWN

Sejuta keindahan alam terkikis,
Terkungkung imajinasi yang begitu sadis,
Diantara jeritan duka nestapa dan tangis,
Bahkan bocah kecilpun terhimpit oleh kondisi miris.

Aku pulang...!!!
Pintu tertutup rapat menjelang pagi,
Berserakan sampah-sampah tanpa peduli,
Napsi… napsi…
Begitukah situasi di esok hari?
Naudzubillah…!!!

Lebih ironis… Anda sesumbar dengan nada lantang,
Beralibi rakyat akan menikmati kemakmuran,
Yang harus terjual sebuah idealisme hidup,
Untuk sebuah nama dan nurani sesaat.

Inikah hidup..???
Tergolek oleh ketidakmampuan berkarya,
Terhimpit selaksa kemunafikan didepan mata,
Atau malah terkucil diantara kerumunan mayoritas,
Dalam memperjuangkan kepentingan semata.



Mangaran, 13 April 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar